23 Maret 2016

SHARING ECONOMY

Apakah Anda masih nyetok berbagai barang jualan?
Apakah Anda masih sewa toko gede-gede untuk memajang berbagai barang?
Itu model bisnis zaman orang tua, untuk berbisnis harus membeli dan menguasai. Jadinya biaya sangat besar, toko harus beli sendiri, barang dagangan harus beli sendiri, kurir harus digaji sendiri, dan lain sebagainya. Sudah sangat tidak efisien untuk zaman internet sekarang ini.

Di zaman baru ini, muncul teknologi dan konsep baru untuk berbisnis yaitu saling berbagi atau disebut SHARING ECONOMY. Yang terkenal dengan konsep sharing economy ini misalnya UBER, sebuah konsep untuk sewa mobil pribadi tanpa harus memiliki mobil sendiri. Demikian juga dengan AirBnB, sebuah konsep untuk sewa penginapan tanpa harus memiliki banyak kamar.

Demikian juga dengan jualan produk di zaman sekarang. Jualan produk tidak harus lagi punya toko fisik, bahkan tidak harus stok barang dagangan secara fisik.

Misalnya Anda seorang pemilik toko yang SPESIALIS SEPATU COWO, tapi Anda ingin menambah omset penjualan juga dengan menjual sepatu cewe. Maka Anda tidak perlu nyetok sepatu cewe dengan berbagai model. Yang perlu Anda lakukan adalah mencari supplier sepatu cewe, dan Anda menjadi resellernya saja.

Lalu Anda juga ingin menambah omset lagi dengan menjual kaos cowo, maka Anda tidak perlu nyetok berbagai kaos cowo. Anda hanya perlu mencari supplier kaos cowo, dan Anda menjadi resellernya. Demikian juga jika Anda ingin menambahkan produk yang lain.

Sedangkan teman Anda yang punya produk berbeda, dia juga bisa menambah omset dengan menjual barang Anda juga, dengan menggunakan prinsip yang sama. Karena setiap orang memiliki lingkungan komunitas / networking yang berbeda-beda untuk memasarkan barang. Akan lebih bagus kalo bisa join force untuk saling membagi komunitas untuk berjualan.

Yang jadi pertanyaan: "BAGAIMANA SAYA TAU SUPPLIER READY STOCK?"

Semua bisa dijalankan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Ada aplikasi baru yang bisa memfasilitasi hal tersebut, dan kami beri nama BONOBO (http://titankomputindo.com/2016/01/jasa-pembuatan-aplikasi-android-online.html).

Begini solusinya :
1. Anda register akun baru di www.bonoboapp.com dengan menggunakan email dan password yang akan dipakai untuk login, anggap seperti register facebook atau instagram.



2. Anda setup informasi toko Anda sendiri, ID toko, kontak, alamat, deskripsi.

3. Anda update produk Anda sendiri. Upload foto, harga, deskripsi, dan stok. Untuk MANUAL menggunakan aplikasi bonobo sebagai merchant, silahkan klik di link ini.

4. Anda hubungi supplier Anda untuk produk lain yang tidak Anda miliki. Ajak dia untuk register di www.bonoboapp.com juga, dan ajak dia lakukan langkah 1-2-3

5. Anda download aplikasi android (sementara hanya tersedia untuk Android) untuk cek stok dan order barang dari supplier Anda di Google Play, dengan keyword "BONOBO" dan cari aplikasi yang tampilan kartun monyet.


6. Anda daftar akun baru lagi di aplikasi android bonobo ini, lalu anda tambahkan pin toko / id toko supplier Anda. Supaya Anda bisa follow update stok barang dan harga dari supplier.

7. Anda pilih produk yang mau Anda jual sebagai reseller. Save fotonya, lalu Anda upload ulang ke daftar produk Anda. Untuk deskripsi produk dan harga eceran, tinggal ikuti saja supplier. Aplikasi Bonobo ini memfasilitasi setup harga eceran dan harga reseller, sehingga Anda bisa melihat margin harga yang diberikan supplier ke Anda dan juga sisa stok yang tersedia.




8. Selanjutnya Anda tinggal tekan tombol share, untuk melakukan broadcast ke contact BBM, WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, dan jaringan komunitas lainnya sesuai yang Anda pakai.

Jika ada teman yang hendak menjadi reseller Anda, dia tinggal mengulagi step 1-8 ini, maka terjadinya replikasi usaha. Bisnis teman membantu teman. Jika ada orderan, maka anda langsung bisa cek stok yang tersedia di supplier melalui aplikasi, dan segera order apabila stok terbatas.

SELAMAT BERJUALAN, SUKSES MENYERTAI ANDA.